Loading...

Reformasi Birokrasi

Kementerian Pertanian, RI

SDM APARATUR

Penyetaraan Pejabat Struktural BBPP Lembang menjadi Pejabat Fungsional, agar lebih profesional dan cerdas dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat

Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelar Pengangkatan Jabatan Fungsional melalui Penyetaraan di Lingkup Kementerian Pertanian, Rabu (30/12/2020. Hal ini merupakan realisasi dari program pemerintah dalam penyederhanaan birokrasi di instansi dengan memangkas dua level, yaitu jabatan eselon 3 dan 4

Dipandu Koordinator barunya Widi Hardjono, WI Berkomitmen Meningkatkan Kompetensi Dan Kapasitasnya Agar Semakin Profesional

WI berperan dalam memfasilitasi “transfer of knowledge”. WI merupakan salah satu ujung tombak untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia peserta yang dilatih, dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya agar semakin profesional.

Bekerja Tidak Hanya Mengejar Angka Kredit, Tetapi Utamakan Dedikasi Kepada Organisasi

Direktorat Jenderal Perkebunan baru-baru ini menyelenggarakan Kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah bagi Pejabat Fungsional Lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan pada tanggal 26 Januari 2021. Pada acara tersebut, sebagai pengambil sumpah Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan Dr. Ir. Antarjo Dikin, M.Sc, sehubungan dengan Pandemi Covid-19 maka prosesi pelantikan menggunakan protokol kesehatan yang berlaku. Dalam sambutannya Antarjo menyampaikan, “Pada hakekatnya jabatan fungsional merupakan jabatan teknis yang memiliki kompetensi tertentu, baik keahlian maupun pendidikan, sehingga pejabat fungsional akan lebih fokus dalam melaksanakan tugas dan fungsi di masing-masing pekerjaan yang diemban” bekerja tidak hanya mengejar nilai atau angka kredit semata, melainkan juga karena dedikasi kepada Direktorat Jenderal Perkebunan

“Bekerja sesuai target, SOP dan peraturan yang berlaku, serta tidak melakukan KKN”, itu pesan penting pada Pelantikan Pejabat baru Lingkup Ditjen Perkebunan

Direktur Jenderal Perkebunan DR. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc menyampaikan, “saya berharap momen tersebut mampu menjadi pemacu semangat dan motivasi dalam mengambil peranan untuk pemulihan ekonomi nasional. Selain itu diharapkan bisa menjadi momentum bersama untuk menyusun strategi pengoptimalan ekspor komoditi perkebunan di era revolusi industri 4.0.” pada penutup sambutan beliau juga menambahkan “Pesan dari Bapak Menteri Pertanian dalam setiap kesempatan, bahwa dalam bekerja atau melaksanakan tugas harus sesuai target yang ditetapkan, sesuai standar operasional prosedur dan berdasarkan peraturan yang berlaku, serta tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme”.

Upaya PUSTAKA Tingkatkan Kompetensi Pustakawan

Untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pustakawan lingkup Kementerian Pertanian, Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) menyelenggarakan Apresiasi Peningkatan Kemampuan Teknis dan Administratif Pustakawan Lingkup Kementerian Pertanian.

Evaluasi Peta Jabatan Lingkup Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 384/Kpts/KP.010/6/2017 tanggal 12 Juni 2017, ditetapkan peta jabatan di lingkungan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP). Dalam penerapannya sampai kurun waktu tahun 2020, banyak jabatan yang sudah tidak sesuai dan perlu dilakukan perubahan.

Verifikasi Kebutuhan Jabatan Fungsional Pengawas Alsintan di Daerah

Pengawas Alat dan Mesin Pertanian (Pengawas Alsintan) merupakan satu dari 4 (empat) jabatan fungsional baru di Kementerian Pertanian, dibentuk berdasarkan Permenpan RB No 46 tahun 2018. Sebagai jabatan fungsional baru membuat para petugas yang menangani pengawasan dan peredaran alat dan mesin pertanian di hampir seluruh dinas di Indonesia berantusias untuk berkarir sebagai Pengawas Alsintan.

Buka PKN Tingkat II, Mentan Ingatkan Kunci Seorang Pemimpin

Peningkatan kapabilitas sumber daya manusia para pimpinan kementerian dan lembaga negara terus dilakukan Indonesia. Kemampuan mereka kini ditingkatkan melalui program Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVII, Kamis (12/8). Tujuannya, untuk memimpin perubahan dengan beragam inovasi untuk meningkatkan produktivitas secara menyeluruh.