Loading...

Reformasi Birokrasi

Kementerian Pertanian, RI

img

Inovasi Balitbangtan Mendukung Program Strategis Kementan

Lembaga Litbang, khususnya Balitbangtan harus dapat menjawab tuntutan terhadap kinerja manajemen serta dukungan teknologi dan inovasi pertanian di era modern ini. Kepala Balitbangtan Dr. M. Syakir saat membuka Rapat Kerja Balitbangtan di Bogor, Jumat (19/05/2017) menyampaikan bahwa Balitbangtan memiliki peran strategis dalam pembangunan pertanian nasional. “Penelitian dan pengembangan dalam perspektif ke depan harus berada di garda terdepan dalam menjawab tantangan di masa mendatang melalui riset yang berorientasi output” ujar Kepala Badan.

Rapat kerja yang bertema “Inovasi Balitbangtan Mendukung Program Strategis Kementerian Pertanian” ini memiliki makna yang penting dalam penyesuaian manajemen sumberdaya litbang serta pengelolaan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat petani. Kepala Balitbangtan juga menegaskan bahwa Balitbangtan harus terus mendukung secara penuh seluruh program strategis Kementerian Pertanian. Kebijakan pembangunan pertanian jangka menengah lima tahun diarahkan untuk menjamin ketahanan pangan dan energi nasional, seperti program upaya khusus yang hasilnya signifikan mendongkrak produksi terutama padi dan jagung.

Program dan kebijakan strategis yang berubah merupakan dinamika dari lingkungan strategis sektor pertanian. Oleh karena itu, Kepala Balitbangtan meminta komitmen para seluruh pegawai Balitbangtan untuk siap dan mendukung penuh beberapa kebijakan lain yang sedang difokuskan seperti pengembangan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan dan pengembangan pangan di wilayah penyangga kota besar.

Teknologi Balitbangtan seperti embung dan tata kelola air juga harus diimplementasikan untuk meningkatkan indeks pertanaman. Balitbangtan juga meningkatkan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk pengembangan komoditas unggulan daerah serta program penting Tahun 2018 yaitu program perbenihan Kementerian Pertanian 2018. Bahkan Tahun 2018 direncanakan akan dicanangkan oleh Bapak Menteri Pertanian sebagai Tahun Perbenihan” tutup Kepala Badan. (yanuarbudi haristono)