Loading...

Reformasi Birokrasi

Kementerian Pertanian, RI

img

Kementan Siap Layani Pertanian Kabupaten Karo dengan Inovasi

Inovasi Balitbangtan siap diterapkan di Kabupaten Karo dengan adanya nota kesepahaman (MoU) antara Balitbangtan dengan Kabupaten Karo. MoU yang dilaksanakan di Kantor Pusat Balitbangtan (8/6/2017) membahas tentang Pengembangan Berbasis Inovasi di Kabupaten Karo.

Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakirdalam sambutannya menyatakan bahwa pertanian memiliki peran kunci yang strategis dan akan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang. Salah satunya sebagai penyedia pangan dan bahan baku industri, penyumbang nyata devisa negara, penyerap tenaga kerja dan sumber pendapatan rumah tangga masyarakat pedesaan. Namun pertanian di Indonesia dihadapkan pada kendala perubahan iklim, perubahan dinamika ekologi, degradasi kualitas tanah dan air serta konversi lahan pertanian dan ledakan populasi hama.

Penerapan inovasi dan hasil penelitian Balitbangtan perlu dikembangkan sampai ke daerah-daerah termasuk Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Salah satu target utama Balitbangtan dalam bidang Manajemen dan Kelembagaan yaitu terciptanya manajemen penelitian dan pengembangan efektif dan efisien, terbangunnya kerjasama (networking) yang kuat dan saling menguntungkan dengan stakeholder di dalam dan luar negeri, serta optimalnya penggunaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana dalam mendukung kegiatan penelitian dan pelayanan kepada stakeholder. Oleh karena itu, kerja sama dengan Pemerintah Karo ini merupakan bagian bisnis proses Balitbangtan untuk mewujudkan target utama tersebut.

Kerjasama yang dilakukan meliputi pendampingan dan penerapan teknologi pertanian Balitbangtan, diseminasihasil penelitan dan pengembangan pertanian, pemanfaatan potensi sumber daya alam dan pertanian daerah, kajian pengembangan agribisnis berbasis inovasi, serta pembangunan model agribisnis berbasis inovasi

Bupati Kabupaten Karo, Terkelin Brahmana menyambut baik kerja sama yang berlaku  hingga 3 tahun ke depan ini dan berharap agar pertanian dan sumber daya manusia di kabupaten Karo dapat meningkat dengan adanya inovasi dari Balitbangtan.