Loading...

Reformasi Birokrasi

Kementerian Pertanian, RI

img

Tingkatkan Nilai Tambah Bagi Petani, TTP Sedong Harus Berkonsep Kawasan

Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir dalam kunjungannya ke Taman Teknologi Pertanian (TTP) Sedong, Kabupaten Cirebon, Selasa (13/07/2017) mengatakan bahwa TTP Sedong harus meningkatkan sentuhan inovasi teknologi pada setiap komoditas dan juga harus berkonsep kawasan. “TTP harus menjadi pusat pelatihan namun tidak hanya melatih seperti Badan Diklat (SDM),” ujar beliau. Kunjungan kerja ke TTP Sedong di Cirebon ini melibatkan seluruh pihak terkait mulai dari Wakil Komisi IV DPR RI Dr. Ir. Herman Khaeron, Kepala BPTP Jabar Dr. Liferdi, Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Dr. drh. N.P Indi Dharmayanti, Kepala Loka Penelitian Sapi Potong Dr. Dicki Pamungkas, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Komandan Kodim Kabupaten dan Kodim Kota Cirebon, penyuluh serta petani pelaksana kegiatan di TTP Sedong Kab. Cirebon untuk mengetahui perkembangan kegiatan di TTP Sedong.

Kepala Badan dalam arahannya menyatakan bahwa TTP harus dapat menunjukkan keberhasilan contoh industri/pengolahan pasca komoditas sehingga pengunjung yang datang berlatih karena melihat keberhasilan. Selain itu TTP juga harus memberikan nilai tambah bagi petani di sekitar lokasi dengan adanya inovasi teknologi. TTP ini merupakan salah satu target kinerja Kementerian Pertanian dalam periode 2015-2019 yaitu meningkatnya kualitas aparatur dan layanan kelembagaan Pertanian dengan salah satu indikator jumlah teknologi yang didiseminasikan ke pengguna oleh Balitbangtan selaku penghasil teknologi dan inovasi pertanian.

Dengan adanya pendampingan teknologi dari Balitbangtan khususnya BPTP Jabar, TTP Sedong telah dilengkapi dengan sarana dan peralatan serta teknologi yang baru sejak Tahun 2015, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal khususnya untuk masyarakat di sekitar TTP atau pihak yang datang ke TTP untuk belajar.

Kepala BPTP Jawa Barat Dr. Liferdi menjelaskan bahwa di TTP Sedong saat ini terdapat 1 kelompok tani yang berhasil menerapkan teknologi mangga gedong gincu off season(berbuah di luar musim) seluas 5 ha, penangkaran benih VUB oleh delapan petani seluas 8 ha yang sedang produksi tahap II, peternakan kambing pada tiga kelompok ternak yang berhasil mengembangkan dua kali lipat jumlah kambing serta bibit sapi potong dari Loka Penelitian Sapi Potong.

Wakil Komisi IV DPR RI Dr. Herman Khaeron pada kesempatan itu menyampaikan bahwa TTP harus menjadi center of excellence pengembangan komoditas pertanian. Setiap inovasi teknologi harus dipusatkan di TTP Sedong. Sarana/peralatan yang sudah diadakan sejak Tahun 2015 harus dimanfaatkan secara optimal serta Pengelolaan kegiatan sebaiknya dikerjasamakan/disinergikan dengan melibatkan institusi lain seperti kodim khususnya untuk pembibitan sapi dan Serap gabah.